
Batampedia.com,. Batam – Kepedulian terhadap kualitas udara di Kota Batam menyatukan para tokoh lintas agama. Bersama Pemuda, mahasiswa dan relawan, mereka turun ke jalan membagikan masker gratis kepada pengendara bermotor dan masyarakat di enam persimpangan strategis di batam Selasa (13/10).
Aksi bertajuk Lintas Agama Peduli Iklim ini menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah persoalan polusi udara yang belakangan menjadi perhatian warga Batam.
Tidak hanya membagikan masker, para relawan juga mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran menjaga lingkungan dan melindungi kesehatan dari paparan udara yang tercemar.
Wakil Bendahara PC GP Ansor Kota Batam, Nurman Zamzami, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata tokoh lintas agama Kota Batam terhadap kondisi yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam menghadapi dampak asap karhutla.
“Pembagian masker ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap kesehatan masyarakat. Di tengah kondisi asap akibat karhutla, kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada, menjaga kesehatan, dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak mendesak, terutama ketika kualitas udara sedang memburuk,” ujar Nurman Zamzami.
Ia juga mengimbau masyarakat yang terpaksa beraktivitas di luar ruangan agar menggunakan masker yang sesuai, membatasi paparan asap, serta segera mencari tempat yang lebih aman apabila mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, atau iritasi pada mata.
Menurut Zamzami kolaborasi antara GP Ansor dan pemuda lintas iman dibawah naungan tokoh lintas agama Kota Batam dalam kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian terhadap kemanusiaan dan kesehatan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama, tanpa memandang perbedaan agama maupun latar belakang.
“Perbedaan bukan penghalang bagi kita untuk bergerak bersama. Ketika masyarakat membutuhkan kepedulian, pemuda harus hadir dan memberikan manfaat nyata. Kami berharap kegiatan ini dapat mengingatkan masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan sekaligus memperkuat semangat toleransi dan persaudaraan di Kota Batam,” tambahnya.