
Batampedia.com,. Batam — DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menahan diri dan tetap menjaga kondusivitas daerah pasca-insiden bentrokan antarkelompok yang terjadi di kawasan Setokok, sekitar Jembatan Barelang, Batam, pada Senin (14/9/2026).
Bentrokan yang dipicu oleh konflik sengketa lahan tersebut berujung maut dan merenggut dua korban jiwa.
Sekretaris DPD KNPI Kepri, Muhamad Irfan, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas jatuhnya korban dalam peristiwa tersebut.
Ia menegaskan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan hukum kepada pihak berwajib.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat Batam dan Kepri pada umumnya agar tetap tenang, menahan diri, dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Mari kita jaga kedamaian daerah kita dan percayakan penanganan masalah ini sepenuhnya kepada aparat kepolisian,” ujar Muhamad Irfan.
Sementara itu, Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin membenarkan adanya korban jiwa dalam bentrokan yang melibatkan dua kelompok warga tersebut.
Pihak kepolisian saat ini bergerak cepat untuk mengamankan lokasi kejadian dan mengusut tuntas penyebab bentrokan.
“Informasinya dua orang meninggal dunia. Saat ini saya sedang menuju ke rumah sakit untuk mengecek langsung,” tegas Irjen Pol Asep Safrudin saat dikonfirmasi.
Aparat kepolisian mengimbau warga agar tidak melakukan aksi balasan atau tindakan main hakim sendiri.
KNPI Kepri bersama seluruh elemen pemuda menyatakan siap mendukung upaya TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan mengembalikan situasi kondusif di wilayah Batam.