
Batampedia.com, Kepulauan Riau — Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Riau Bidang Keagamaan dan Kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Sumarno Gareng, menanggapi positif rangkaian acara tasyakuran dalam rangka memperingati Dirgahayu PDI Perjuangan ke-53 sekaligus Bulan Bung Karno yang digelar oleh DPD PDI Perjuangan Kepri.
Menurut Sumarno Gareng, kegiatan tasyakuran tersebut memiliki makna yang mendalam, tidak hanya sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang PDI Perjuangan, tetapi juga sebagai momentum spiritual untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan keteladanan Bung Karno.
“Peringatan Dirgahayu PDI Perjuangan ke-53 dan Bulan Bung Karno harus dimaknai sebagai refleksi perjuangan, sekaligus penguatan nilai religius dan moral kader dalam mengabdi kepada rakyat,” ujar Sumarno Gareng.
Ia menegaskan bahwa aspek keagamaan dan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa merupakan fondasi penting dalam setiap langkah perjuangan politik PDI Perjuangan.
Menurutnya, kader partai harus menjadikan nilai ketuhanan sebagai kompas moral dalam menjalankan tugas-tugas organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Sumarno Gareng juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-53 PDI Perjuangan, seraya berharap partai berlambang banteng moncong putih itu semakin kokoh sebagai kekuatan politik rakyat.
“Atas nama Bidang Keagamaan dan Kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa DPD PDI Perjuangan Kepulauan Riau, saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-53 PDI Perjuangan. Semoga PDI Perjuangan senantiasa diberi kekuatan, persatuan, dan keberkahan dalam memperjuangkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk mengisi Bulan Bung Karno dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat, baik secara spiritual, sosial, maupun ideologis, sebagai bentuk nyata pengamalan ajaran Bung Karno dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. *Dna